Selasa, 04 Juli 2017

Akhirnya! Song Joong Ki dan Song Hye Kyo akan Menikah


Setelah berkali-kali dirumorkan berpacaran akan tetapi hal tersebut tidak mendapatkan tanggapan dari kedua agensi dan baru-baru ini Song Joong Ki dan Song Hye Kyo dikabarkan kencan di Bali pada Juni bulan lalu akhirnya pada tanggal 5 Juli 2017 waktu Korea Selatan Aktor dan Artis yang membintangi Drama Korea Descendants of the Sun resmi dikabarkan akan menikah pada akhir bulan Oktober 2017.

Berikut adalah pernyataan dari kedua angensi yaitu Blossom Entertainment dan United Artists Agency (UAA) :

"Halo. Ini adalah Blossom Entertainment dan UAA. 
"Pertama-tama, kami sampaikan terima kasih kami kepada penggemar Korea dan internasional yang telah menunjukkan ketertarikan dan cintanya pada Song Joong Ki dan Song Hye Kyo. Juga, kami meminta pengertian Anda saat kami menyampaikan berita mengejutkan ini.
"Song Joong Ki dan Song Hye Kyo akan mengadakan upacara pernikahan pada hari terakhir bulan Oktober 2017. Perkawinan bukan hanya masalah pribadi tapi juga pertemuan antara dua keluarga, jadi ini adalah situasi yang sulit dalam banyak hal. 
"Tidak ada pilihan selain berhati-hati sebelum menikah, dan akhirnya kami menyampaikan pesan ini. Kami meminta pemahaman semua orang.
"Kami meminta Anda untuk mengirim pasangan harapan terbaik untuk masa depan mereka yang indah bersama, dan kedua aktor tersebut akan menyampaikan berita tersebut kepada penggemarnya secara terpisah. Terima kasih."
(Sumber:https://www.soompi.com/2017/07/04/song-joong-ki-song-hye-kyo-get-married-october/)

Setelah kedua agensi melakukan pengumuman pernikahan tersebut kemudian Dispatch merilis foto-foto eksklusif Song Joong Ki dan Song Hye Kyo. 






 


Menurut Dispatch, mereka ternyata sudah tahu tentang hubungan pasangan ini yang tengah mempertimbangkan untuk menikah, namun memilih untuk tidak memberitakan kabar tersebut.
"Mereka berdua dalam hubungan serius, mereka sedang memikirkan tentang pernikahan," ucap salah satu orang dalam industri hiburan dilansir dari Koreaboo.
"Kami (Dispatch) yakin keduanya berkencan. Kami bahkan melihat mereka berkencan tapi kami tidak menulis artikel, kami bertujuan untuk membuktikan bahwa mereka berencana untuk menikah [pertama]," tambahnya.

"Jika mereka hanya berkencan dengan beberapa gambar pasti sudah cukup, tapi pernikahannya berbeda. Banyak variabel bisa mempengaruhi itu jadi kami harus berhati-hati," imbuh pihak tersebut.
Dispatch mengambil foto pasangan ini dari Tokyo Date mereka pada Januari 2017.
"Song Joong Ki mengungkapkan perasaannya padanya (Song Hye Kyo) pada hari ini di Tokyo," beber teman Song Joong Ki dan Song Hye Kyo.
(Sumber:http://style.tribunnews.com/2017/07/05/dispatch-in-action-berikut-ini-foto-foto-kencan-song-joong-ki-dan-song-hye-kyo-sweet-abis)

Rabu, 31 Mei 2017

Mino ke Mayo 😂

"Minoritas menjadi mayoritas" aku pikir kata-kata tersebut adalah kata-kata yang pas untuk saat ini 😂. Karena apa? 😮
Begini . . . .😁
DULU
Ketika awal masuk kuliah (2015) hanya aku yang sering mojok 😅
Q: Kok mojok?
Iya mojok, mojok nyari wi-fi 😂 
Setiap ada jam kosong dan menanti kuliah masuk untuk jam berikutnya aku langsung mengaktifkan wifiku dan mendownload  drama korea atau MV idol favoritku. 
Banyak yang heran dengan aku kenapa suka korea seperti itu 😅
Karena dari sekian teman di kelas aku, hanya beberapa saja yang menyukai K-drama (drama korea) atau K-Pop (korean Pop/musik pop korea) selebihnya biasa-biasa saja atau bahkan tidak suka.
Teman-teman terdekatku juga tidak ada yang menyukai K-drama maupun K-pop 😂
Kalau dulu ketika aku aktifin wifi HPku dan mencari/melihat-lihat seputar korea banyak yang berkata padaku "korea mesti", "tika mesti wifian", "alah-alah tik" 😅
Dan aku cuma bisa senyum dan bilang "apik yooo" Karena saat itu aku hanya kaum minoritas yang kesepian 😓
Jadi ketika aku ngomongin korea (K-drama/K-pop) enggak ada yang paham atau tau.

SEKARANG
(2017) Banyak teman-teman aku yang nyari wifi buat download drama 😁. Iyaa, sekarang aku bukan minoritas lagi tapi berubah menjadi kaum mayoritas penyuka k-drama. Ada beberapa juga sekarang yang bahkan menyukai K-Pop. 
Teman-teman aku  menyukai drama korea kebanyakan berawal dari drama Descendants of the Sun (https://id.wikipedia.org/wiki/Descendants_of_the_Sun) yang memang drama ini sangat booming sekali saat itu. Banyak juga di timline BBMku yang mengupdate foto dari drama tersebut. Jadi drama ini berhasil memikat orang-orang yang awalnya biasa-biasa saja sama K-drama/tidak suka K-drama menjadi menyukai K-drama terutama teman-temanku 😆
Teman-temanku sekarang menjadi penyuka drama, berawal dari drama Descendants of the Sun sekarang mereka sudah mengikuti drama-drama korea lainnya. Bahkan sekarang mereka lebih update drama dari pada aku 😂.
Singkat cerita, begitulah kaum minoritas menjadi mayoritas 😍

Seminar Nasional Kewirausahaan



 
Seminar nasional kewirausahaan dengan tema Berbisnis ala Mahasiswa dengan Modal “Dengkul” merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini periode 2017 Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan Seminar Nasional ini merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (HMPS PGPAUD). Karena pada periode sebelumnya belum pernah menyelenggarakan kegiatan ini. Biaya pendaftaran yang ditentukan oleh panitia adalah sebesar Rp 50.000,00 (mahasiswa UAD) dan sebesar Rp 75.000,00 (mahasiswa dari luar UAD). Fasilitas yang didapatkan antara lain ilmu, sertifikat, seminar kit dan snack. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Mei 2017 di Auditorium kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan. Pembicara yang dihadirkan tidaklah tanggung-tanggung karena pembicara ini merupakan pembicara internasional dan merupakan provokator bisnis otak kanan yaitu Prov Among Kurnia Ebo SS., M.Cd., Ph.G. Kemudian moderator yang mendampingi beliau adalah dosen dari Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini  (PGPAUD) UAD, yang memiliki banyak karya tulis yang telah dihasilkan dan berpengalaman baik dalam hal pendidikan, organisasi bahkan psikologi yaitu Iyan Sofyan, S.Pd,. M.A. Seminar nasional kewirausahaan ini juga diramaikan dengan tarian dari muvo dance sebuah komunitas dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UAD dan penyanyi akustik yang cukup terkenal di Universitas Ahmad Dahlan bahkan di Universitas lain yaitu Hana Nuraini seorang mahasiswa PGPAUD UAD semester 8.

 Gambar 1. Peserta Seminar Nasional



Gambar 2. Wakil Rektor III (Dr. Abdul Fadlil, M.T.) memberikan sambutan 


 
Gambar 3. Pemberian Plakat UAD oleh perwakilan Kaprodi PG PAUD (Dwi Hastuti, M.Pd.I)


 
Gambar 4. Pemerian Kenang-kenangan oleh dosen PGPAUD/moderator (Iyan Sofyan, S.Pd.,M.A.)



Gambar 5. Prov Among Kurnia Ebo bersama Dosen-dosen PGPAUD UAD
 


Gambar 6. Prov Among Kurnia Ebo bersama Moderator dan panitia SEMNAS Kewirausahaan




Minggu, 05 Maret 2017

Welcome to Semester 4

Terhitung satu minggu setelah perkuliahan dimulai disemester 4 ini. Dan aku tidak dapat menyambut semester ini dengan baik. Kenapa? Banyak hal yang tidak diinginkan terjadi. Dari belum persiapan kertas binder, memberi pembatas mata kuliah pada binder, dan yang terparah aku terlambat masuk kelas. Lebih buruknya lagi aku terlambat tidak hanya satu kali dalam seminggu ini. Sampai-sampai ada teman sekelas yang bilang ke aku "kok sekarang kamu sering telat e tik". Itu merupakan teguran buat aku. Aku masih sangat menyukai hobiku yaitu nonton drama korea sehingga aku tidak bisa membagi waktu dengan baik. Karena aku terlanjur punya stok drama dan aku penasaran dengan episode selanjutnya sehingga aku tidak kenal waktu hingga akhirnya aku telat bangun. 

Selama pertemuan satu minggu kemarin dosen hanya melakukan kontrak belajar dan beberapa pengantar mengenai mata kuliah. Sehingga belum dilakukan perkuliahan secara efektif. Dan semester ini menurut aku akan banyak teori-teorinya dan menuntut kita untuk lebih serius untuk melakukan perkuliahan. Benar-benar aku pikir aku harus berusaha dan harus pandai bagi waktu. Apalagi sekarang aku bukan lagi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang) karena sekarang aku sudah terikat sebuah organisasi di kampus. 

Harapan aku kedepan meskipun aku tidak menyambut semster 4 dengan baik, aku harap aku tidak mengulangi kesalahan selama satu minggu kemarin, dapat melalui semester 4 dengan semangat (tanpa keluh kesah) dan mengakhiri semester 4 dengan baik. Aamiin :)

Rapat Kerja HMPS PGPAUD UAD

 
Alhamdulilahirabbilalamin, setelah dilakukan pelantikan ketua dan wakil ketua HMPS PGPAUD periode 2017 oleh ketua dan wakil ketua HMPS PGPAUD periode 2016 pada bulan Desember tahun lalu. Selanjutnya pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 di ruang 101 B kampus V Universitas Ahmad Dahlan dilakukan rapat kerja dan pelantikan pengurus HMPS PGPAUD UAD periode 2017. Raker (rapat kerja)  tahun ini mengambil tema Bersama HMPS PGPAUD kita wujudkan mahasiswa yang kreatif dan inovatif berdasarkan nilai keislaman”. Selain dihadiri oleh peserta raker, acara ini dihadiri oleh dosen PGPAUD, tamu undangan (DPM,BEM, ORMAWA FKIP) dan 2 delegasi perwakilan dari setiap kelas PGPAUD.

Dengan adanya kerjasama yang dilakukan oleh panitia raker akhirnya acara dapat terlaksana dengan lancar meskipun terdapat beberapa kekurangan. Semoga kepengurusan HMPS PGPAUD periode 2017 bisa lebih baik lagi dari periode sebelumnya, semakin maju dan membawa nama baik PGPAUD UAD di tingkat daerah maupun nasional. Aamiin :)

Berikut adalah susunan kepengurusan HMPS PGPAUD UAD periode 2017
Ketua : Putri Sholikhah
Wakil Ketua : Khoriah Alfath

Sekretaris I : Fidela Jucelin Rusliani
Sekretaris II : Desi Rahmawati

Bendahara I : Artika Indah Susanti
Bendahara II : Khusnul Khotimah 

Divisi Keagamaan
Koordinator : Rahmawati
Anggota :  - Adila Silmi Unaisa P
                  - Bayu Prastiawati 

Divisi Kewirausahaan
Koordinator : Rifka Khairun Nisa'
Anggota : - Fadtimah
                 - Rizqun Karima Rukan

Divisi Minat Bakat dan Keilmuan
Koordinator : Eka Norma A
Anggota : - Atika Putri Nadhra
                 - Devi Widyandari
                 - Nurlaela

Divisi Pengabdian Masyarakat
Koordinator : Meliana Puspita Defi
Anggota : - Tsabita Naila Ulinnuha
                 - Dewi Kusuma Astuti
                 - Raudia Utami
                 - Normalita Ratnaningtyas
                 - Novya Herlina

Aku Berbeda


Aku memang berbeda dari orang lain tapi setidaknya aku menjadi diriku sendiri. Aku memang tidak sehebat orang lain tapi aku hebat untuk diriku sendiri, aku juga bukan seseorang yang mempunyai daya paham tinggi, aku harus mengulang agar aku dapat menguasai, aku bukan orang yang kekinian tapi aku berusaha memahami perubahan di lingkungan sekitar. 

Merasa aneh? iya aku pernah merasakan. Karena lolaku, aku sering diremehkan. Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing bukan?. Tidak ada manusia yang hanya mempunyai salah satunya saja dan tidak ada manusia yang mempunyai sifat dan sikap yang sama, sekalipun itu anak kembar merekapun satu dengan yang lain berbeda. 

Jangan takut karena dirimu berbeda, karena sebenarnya berbeda itu istimewa dan menandakan kamu langka :). Tetap menjadi diri sendiri itu lebih baik daripada kita menjadi orang lain hanya untuk terlihat hebat. 





 

Minggu, 08 Januari 2017

Dahulu dan Sekarang Sudah Berbeda

   Semester 1, 2 dan sebentar lagi aku akan melewati semester 3. Tinggal hitungan jam lagi aku dan teman-teman mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan lainnya akan menjalankan Ujian Akhir Semester (UAS). Aku merasa semester 3 ini benar-benar berbeda dari semester sebelumnya. Apa yang berbeda? Jawabnya banyak 😂. Pada semester 1 dan 2 jika sudah selesai perkuliahan langsung pulang, di kampus hanya melakukan kegiatan perkuliahan saja tidak lebih dari itu (mahasiswa kupu-kupu), tidak pernah pulang kuliah sampai malam, mempunyai banyak waktu untuk nonton drama korea, masih bisa tidur siang, dan tidak pernah terlibat dalam organisasi/kepanitiaan. Sedangkan ketika semester 3, aku mulai terlibat dalam kepanitiaan. Dari yang tidak pernah pulang dari kampus malam hari, ketika semester 3 ini aku merasakan pulang malam hari paling malam jam 22.00 WIB sesuatu yang baru untukku. Di semester ini aku merasa bahwa waktu adalah sesuatu yang berharga untukku. Aku harus pintar-pintar mengatur waktuku dan jangan sampai aku di atur oleh waktu.

   Pernah sekali melakukan kesalahan fatal karena aku tidak bisa mengatur waktu. Ketika itu aku mendapatkan sebuah tugas. Tugas itu harus dikumpulkan dipertemuan terakhir. Dosen bersangkutan telah berkali-kali mengingatkan untuk mencicil. Tetapi aku tidak segera menyelesaikannya meskipun aku telah mencicilnya. Ketika malam hari sebelum pagi hari pengumpulan tugas aku malah ketiduran. Pagi hari aku terbagun lalu cepat-cepat mengerjakannya dan ternyata aku tidak mampu menyelesaikan semuanya. Benar-benar sesuatu yang terburuk selama aku kuliah. Aku merasa kecewa dengan diriku. Walaupun ternyata pagi harinya ketika aku sampai kampus ada juga teman yang belum selesai. Kejadian ini tetap menjadi catatan untukku agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Meskipun melakukan kegiatan diluar akademik tetapi tetap harus bisa memanagemen waktu untuk yang akademik.

  Dalam beberapa kepanitiaan yang aku ikuti pada semester ini banyak pengalaman yang aku dapatkan. Aku bisa belajar untuk memahami keadaan dan lingkunganku, bisa melakukan komunikasi dengan baik dan belajar untuk lebih bertanggung jawab lagi.